|
Grounding / Pembumian
yang benar :
|Grounding / Pembumian yang baik dan benar
harus bisa mempunyai nilai tahanan lebih kecil dari 5
Ohm untuk melindungi bangunan dan dibawah 1 Ohm untuk
melindungi data. Tidak semua areal bisa mendapat nilai
grounding yang baik dan benar, hal ini sangat bergantung
oleh berbagai macam aspek seperti :
- Jumlah Kadar Air : bila air
tanah dangkal / penghujan maka nilai tahanan sebaran
mudah didapatkan.
- Jumlah Mineral/garam :
kandungan mineral tanah sangat mempengaruhi tahanan
karena semakin berlogam maka listrik semakin mudah
menghantarkan
- Tingkat Keasaman : semakin asam
PH tanah maka arus listrik semakin mudah
menghantarkan
- Isi Tekstur tanah : untuk
daerah yang bertekstur pasir dan porous akan sulit
untuk mendapatkan tahanan yang baik karena untuk
jenis tanah ini air dan mineral akan mudah hanyut
Yaitu instalasi
grounding dengan hanya penancapan satu
buah stick arus pelepas ke tanah dengan kedalaman
tertentu ( sebaiknya 18 Meter)
Bila sistem single masih mendapatkan hasil yang kurang
baik ( diatas 1 Ohm ) maka perlu ditambahkan jumlah
stick arus pelepas dengan minimal jarak antar stick 5
mtr dan di sambung dengan kedaman masing-masing tetap
18 Meter, hal ini dilakukan berulang sampai
menghasilkan nilai tahanan tanah dibawah 1 Ohm
Bila pada daerah yang memiliki ciri
1. kering/air tanah dalam
2. kandungan logam sedikit
3. Basa (berkapur)
4. Pasir dan Porous.
biasanya agak sulit untuk mendapat nilai
grounding
diabwah 1Ohm, dan bila penggunaan 2 cara diatas gagal
maka bisa digunakan cara penggantian tanah baru untuk
daerah titik
grounding tersebut
|